Sejarah Singkat

Kabupaten Indramayu merupakan daerah pantai utara yang memiliki panjang pantai mencapai 144 km, devisa negara maupun pendapatan daerah yang berasal dari sumber daya laut khususnya produksi ikan laut, rumput laut maupun pengolahan hasil laut lainnya yang sangat menjanjikan memerlukan pemenuhan sumber daya manusia yang profesional dalam pengelolaannya.

Sebagai gambaran, pemberdayaan sumber daya laut khususnya ikan masih sangat lemah. Hal ini dapat dilihat dari hasil produksi perikanan terutama produksi hasil tangkapan ikan diperairan laut Indramayu oleh nelayan baru mencapai 61.062,15 ton dari 4,161 unit armada. Beberapa penyebab rendahnya hasil tangkapan ikan laut antara lain: kurangnya tenaga kerja trampil tingkat menengah dibidang penangkapan ikan dan masih sangat terbatasnya jumlah kapal penangkap ikan lepas pantai yang kapasitasnya diatas 50 GT (Gross Tonase).

Seperti permasalahan di atas, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mobilisasi industrialisasi dibidang informasi dan digital menyebabkan terjadinya percepatan arus informasi dan mendorong perlunya pembentukan sumber daya manusia yang mampu menguasai teknologi tersebut yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang terutama dibidang teknologi informasi kelautan.

Dalam rangka mengantisipasi masalah tersebut di atas maka sangat diperlukan adanya suatu lembaga pendidikan dan latihan yang memproduk sumber daya manusia  tingkat menengah yang profesional terutama yang memiliki konsentrasi keahlian dibidang kelautan dan perikanan serta teknologi informasi dan komunikasi.

Salah satu kebijakan Pemerintah daerah Kabupaten Indramayu dibidang pendidikan adalah dengan dibangunnya beberapa institusi pendidikan baik SMP, SMA maupun SMK yang bertujuan untuk memperluas jangkauan  dan daya tampung lembaga pendidikan terhadap masyarakat . Pendirian beberapa lembaga pendidikan ini harus bertumpu pada potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia dimasing–masing daerah. Mengingat Kabupaten Indramayu merupakan daerah pesisir pantai dan memiliki potensi Sumber daya Alam di bidang Perikanan dan Kelautan maka sangat perlu sekali adanya lembaga pendidikan yang sesuai dengan beberapa potensi diatas. Sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa maka dari itu Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama dengan Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Pendidikan Menegah Kejuruan Departemen Pendidikan Nasional bekerjasama untuk mewujudkan sebuah lembaga pendidikan yang berbasis Perikanan dan Kelautan serta Teknologi, karena selama ini pendidikan kejuruan di Indramayu sejak 20 tahun belakangan ini belum berkembang.

Pada tanggal 27 Februari 2003 Pemerintah Kabupaten Indramayu mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Indramayu Nomor : 421.5/kep.347 – P & K/2003 tentang Pendirian Unit Sekolah Baru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Indramayu, sebagai realisasi dari keinginan masyarakat Indramayu untuk memiliki Sekolah Menengah Kejuruan yang berbasis  pada bidang Perikanan dan Kelautan serta Teknologi sesuai dengan potensi Sumber Daya yang ada di Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan Surat Keputusan tersebut SMK Negeri 2 Indramayu yang dikepalai oleh Drs. H. Mamat Abdul Somad memulai pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar pada awal tahun pelajaran 2003/2004, dan membuka program keahlian :
1. Nautika Perikanan Laut (NPL)
2. Teknologi Hasil Perikanan (THP)
3. Budidaya Perikanan (BI)
4. Teknik Listrik Pemakaian (TLP)
5. Teknik Informatika Komersial (TIK)

Seiring dengan animo minat masyarakat dan adanya Verifikasi dari Tim Pendirian Unit Sekolah Depdiknas maka baru  pada awal tahun pelajaran 2003/2004 Sekolah Menengah Kejuruan  Negeri 2 Indramayu hanya membuka 3 (tiga) Program Keahlian sebagai berikut :
1. Nautika Perikanan Laut (NPL)
2. Teknologi Hasil Perikanan (THP)
3. Teknik Informatika Komersial (TIK)

Dalam perjalanannya SMK Negeri 2 Indramayu banyak mengalami perubahan ditahun pelajaran 2004/2005 beberapa program keahlian mengalami perubahan nama sesuai dengan perubahan Kurikulum SMK 2004, yaitu :
1. Nautika Perikanan Laut (NPL) menjadi Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI)
2. Teknologi Hasil Perikanan (THP) menjadi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHPi)
3. Teknik Informatika Komersial (TIK) menjadi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Dan ditahun 2009 Kepala Sekolah Bapak Drs. H. Mamat Abdul Somad pindah ke SMK Negeri 1 Losarang, sedangkan di SMK Negeri 2 Indramayu dikepalai oleh Drs. H. Eddy Romdhon, M. Pd., beliau mengembangkan lagi program keahlian yang ada menjadi 6, yaitu :
1. Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI)
2. Agribisnis Hasil Pertanian (AHP)
3. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
4. Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
5. Teknik Alat Berat (TAB)
6. Tata Boga (TB) 

Tahun 2012 SMK Negeri 2 Indramayu manambah 1 program keahlian lagi yaitu Agribisnis Perikanan yang kemudian berubah lagi menjadi Budidaya Perikanan, jadi jumlah program keahlian yang ada di SMK Negeri 2 Indramayu menjadi 7:
1. Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI)
2. Agribisnis Hasil Pertanian (TPHP)
3. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
4. Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
5. Teknik Alat Berat (TAB)
6. Tata Boga (TB) 
7. Budidaya Perikanan (BP)







Perubahan Wajah SMKN 2 Indramayu






























SMK NEGERI 2 INDRAMAYU